Skip to main content

Not His Story: Mother, The Real Superhero!

It's been a while since my last post, maafkan saya huhuhu. Since the first day of December, gue mulai mendapatkan kesibukan baru, which is working as intern untuk salah satu perusahaan di daerah Gatot Subroto. Sebetulnya sih pekerjaannya tidak sesibuk itu, but I spend most of my time on the road....

Kesibukkan baru gue ini cukup banyak menorehkan cerita dan suatu sudut pandang baru untuk gue, meskipun baru gue jalani selama 2minggu+. Sudut pandang itu memberikan gambaran nyata tentang perjuangan seorang ibu yang juga meniti karir....like what my mom does.

My mom isn't a stay home mom, sejak gue lahir (bahkan jauh sebelum itu) beliau bekerja sebagai pegawai swasta di berbagai perusahaan (tentunya gak dalam satu waktu hehehe :p). Gue tahu bahwa beliau sangat bekerja keras dan banyak berkorban untuk dua perannya tersebut, tapi semenjak menjalani kesibukkan sebagai intern, gue mulai paham perjuangan beliau. 

Selama kurang lebih 10 tahun belakangan ini, nyokab bekerja di daerah sekitar Sudirman yang membutuhkan sekitar 1.5-2 jam perjalanan dr rumah. Melihat banyaknya waktu yang habis di luar rumah untuk bekerja, gue tetap merasa bahwa she always have time for me and for the family. Dalam dua minggu bekerja, si anak baru ini sudah merasa agak kewalahan membagi waktu....dan di titik itulah gue mulai paham betapa besarnya perjuangan dan pengorbanan nyokab gue selama ini. Bekerja from 9 to 6 (sometimes more than that) ditambah total empat jam perjalanan kantor-rumah dan beliau masih selalu punya waktu untuk gue dan bokap..... It shows me that she's the real super hero. 

Menjalani sebagian kecil dari kehidupan beliau for the last two weeks membuat gue sadar bahwa perjalanan gue masih sangat panjang untuk bisa membuat beliau bangga dan bahagia, meskipun kerap kali beliau bilang she's already proud of me. 

Di hari Ibu tahun ini, lewat kehidupan baru as an intern, gue semakin bersyukur to have her as my mom. Kondisi ini juga menjadi reminder untuk selalu bersyukur atas kehidupan yang gue jalani ini.

Dear mamiun, let me tell you something

For the last two weeks, I experience a small part of your life. It gives me a new point of view about your life, your sacrifice for me and the family, your love.

Terima kasih atas segalanya yang sudah tidak dapat lagi ku jabarkan. Maafkan anak mu ini belum bisa memberikan yang terbaik, yang dapat membuat mu bangga lewat prestasiku, membuatmu bahagia. 

Aku selalu berdoa....semoga Allah selalu menjagamu, memberikanmu kesehatan, memberikan rezeki yang cukup, dan bisa selalu ada di sampingku di setiap waktu. I love you ma....

Selamat hari Ibu, mamiun! 


Selamat hari ibu untuk para ibu dan calon ibu di manapun!


Popular posts from this blog

Being Plus-Size Woman: in Indonesia

Apa sih sebenarnya Plus-Size? Bertubuh besar? or else?
Berhubung di dalam blog ini gak bisa terlepaskan dari istilah 'plus-size', rasanya penting banget buat terlebih dulu tahu apa yang dimaksud dengan plus-size, atau secara lebih spesifik 'plus-size clothing'. 
Gue masih ingat kalau zaman sd (early 2000), dan bahkan sampai saat ini, wanita dengan ukuran tubuh yang lebih dari normal (not skinny, but average body size) sering disebut gendut. Gak sedikit yang menganggap kata tersebut cukup menyakitkan, bahkan buat mereka yang badannya gak tergolong gendut. Oh ya, gendut disini bisa gue kategorikan sebagai orang-orang yang menggunakan pakaian dengan size XL keatas loh ya...atau size 12 and above kalau ngikutin standart baju-baju  dari Amerika Serikat. Bagi mereka yang masih bisa pake baju ukuran L kebawah, don't you dare to call your self a fat girl! Buat mempermudah, bisa dilihat di chart yang ada dibawah:

Istilah plus-size kemudian gue gunakan untuk memperhalus apa …

Not His Story: From The Heart of Japan

Ohayou!
Maafkan minimnya komitmen saya dalam membagi cerita di halaman blog ini. Percaya-lah, semakin mendekati UAS, semakin saya malas untuk menulis di sini...karena terlalu banyak makalah yang harus dibuat demi menyelesaikan kuliah 4 tahun! 
Gak terasa hari ini adalah hari terakhir di bulan Mei..yang artinya besok sudah masuk ke tengah tahun 2015 yang baik ini. Juni selalu jadi bulan favorite gue untuk beragam hal, salah satunya adalah liburan panjang. Meskipun tahun ini, liburan panjang akan diisi dengan mempersiapkan proposal untuk Pelatihan Etnografi ke Desa Aweh, Rangkas Bitung, Banten. Well, setidaknya ada kegiatan yang jelas di liburan nanti sambil menikmati puasa Ramadhan. Wew...sebentar lagi puasa...waktunya membayar puasa yang bolong tahun lalu!

Di akhir bulan ini, gue menghabiskan waktu di sebuah mall baru dengan konsep yang rasanya belum pernah ditemukan di Indonesia. Yap! I visited AEON MALL BSD CITY sejak grand opening-nya kemarin. Kalau diminta 3 kata untuk menggambark…

Fashion Addiction: Plus-Size Clothing Shop in Indonesia

Berkaca pada sejumlah komentar yang gue peroleh di 'Being Plus-Size Woman: in Indonesia', banyak yang memberikan saran kepada gue seputar toko-toko yang menjual pakaian untuk wanita bertubuh besar. Pada tulisan gue itu, memang gue mengungkapkan salah satu kesulitan menjadi wanita plus-size di Indonesia adalah memperoleh pakaian yang tidak hanya cukup di tubuh tapi juga tetap terlihat stylist.So, i guess it's kinda important to help fellow plus-size woman in Indonesia for that problem by give you some references where to shop. Because i do believe, plus-size woman can be fashionable! Oh ya, semua toko yang gue jadikan referensi di sini belum tentu semuanya sudah gue datangi dan berbelanja di sana ya.

(ps: kalau kamu terlalu malas untuk banya postingan ini, I made a video about it on my youtube channel, check it out!)


Gue akan membagi dua kategori dalam tulisan ini, yang pertama adalah offline shop a.k.a. toko-toko fisik yang bisa kita langsung datangi untuk mencari baju ya…