Skip to main content

Fashion Addiction: Culottes

Masih ingat dong sekitar tahun 2007-2008, trend skinny jeans dengan berbagai warna sempat mewabah di masyarakat Indonesia? tentu masih terbayang juga bagaimana short pants jadi andalan sebagian besar perempuan di Indonesia dalam berpakaian sehari-hari namun tetap terlihat stylist. Kurang lebih satu tahun belakangan ini, trend yang cukup mewabah untuk melindungi bagian pinggang ke bawah adalah penggunaan celana kulot. Nama 'kulot' itu sendiri sebenarnya sudah ada dan dikenal sejak lama. Gue pribadi mengenal istilah kulot di masa SMP (2005-2008) karena salah satu seragam gue memang dipasangkan dengan celana tersebut. Menjadi menarik adalah bahwa celana ini memang dirancang untuk terlihat menyerupai rok. Tentunya bagi gue yang mau terlihat 'manis' tanpa harus menggunakan rok dan tidak membatasi gerakan gue, kulot adalah jawaban yang tepat.

Bagi yang men-follow instagram gue (@fkrnand), sering melihat gue cukup sering mengunggah foto Outfit of The Day dengan menggunakan celana kulot. Belakangan ini gue memang lebih merasa santai dan tetap merasa stylist kalau menggunakan celana tersebut. Bagaimana tidak, gue bisa terlihat menggunakan rok tapi tetap bisa bergerak se-enak jidat :p.




Sebagai pemilik tubuh besar, i usually wear size 16 or 18, mencari kulot yang pas itu cukup tricky. Terutama kalau mencari di kios-kios atau bazaar yang sering ada di mall-mall sekitar kita, kulot yang dijual seringkali terlalu nge-pas atau bahkan kekecilan. Tapi bukan berarti gak ada sama sekali loh, yang penting rela bersabar dan yang paling penting, dicoba dulu sebelum membeli! Mungkin saat pertama kali lihat atau belum dicoba, celana kulot itu terlihat pas dengan tubuh kita. Kalau berdasarkan pengalaman gue sendiri, mencoba di kamar ganti yang seadanya itu penting dari pada saat nyoba di rumah, nyeselnya minta ampun. Trick yang mungkin bisa dicoba adalah, ketika berbelanja kulot di kios-kios atau bazaar, coba gunakan legging supaya kita bisa langsung mencoba celana kulot tanpa harus buka-buka celana kita di sana. Meski tricky, tetapi kalau bisa berhasil mendapatkan celana kulot di kios-kios atau bazaar yang ada di mall, kita bisa lebih hemat sampai 50% sendiri! Celana kulot yang gue beli di kios/bazaar range harganya adalah 130.000IDR-160.000IDR, sedangkan kalau di toko-toko ternama such as Uniqlo, New Look, H&M, dsb, harganya mulai dari 250.000IDR-500.000IDR. Begitu juga di beberapa online shop khusus pakaian besar, range harga satu celana kulot berkisar dari 250.000IDR-350.000IDR.



Pastinya gak mungkin membeli celana kulot tanpa tahu harus pakai atasan seperti apa. Kalau gue biasanya memadupadankan celana kulot dengan atasan kaos yang panjang. Kaos tersebut nantinya akan dimasukkan ke dalam celana kemudian disesuaikan dengan panjang kaos yang kiranya cocok jika dipadu dengan celana kulot tersebut. Selain kaos, bisa juga ditambah dengan outerwear yang agak panjang. Celana kulot juga bisa digunakan untuk acara-acara formal, misalnya dengan menggunakan polo-shirt/kemeja kemudian ditambahkan sweater. Untuk inspirasi lainnya, bisa melihat cara beberapa plus-size fashion blogger favorite gue dalam menggunakan kulot, such as Tanesha Awasthi (@girlwithcurves), atau Renee Tan.



Kunci utama dalam how to look killin' by wearing culottes bagi mereka yang bertubuh besar adalah: BE CONFIDENCE. Mengutip gogirl, in mirror we trust!. Kalau ketika kamu berkaca dan merasa gak nyaman dengan pakaian yang kamu gunakan, then change it!. Karena dengan merasa nyaman, kamu bisa memancarkan keindahan tersendiri bagi siapapun yang melihatnya ;)



and now, i need more culottes in my closet to make my self look cool ;p







Popular posts from this blog

Being Plus-Size Woman: in Indonesia

Apa sih sebenarnya Plus-Size? Bertubuh besar? or else?
Berhubung di dalam blog ini gak bisa terlepaskan dari istilah 'plus-size', rasanya penting banget buat terlebih dulu tahu apa yang dimaksud dengan plus-size, atau secara lebih spesifik 'plus-size clothing'. 
Gue masih ingat kalau zaman sd (early 2000), dan bahkan sampai saat ini, wanita dengan ukuran tubuh yang lebih dari normal (not skinny, but average body size) sering disebut gendut. Gak sedikit yang menganggap kata tersebut cukup menyakitkan, bahkan buat mereka yang badannya gak tergolong gendut. Oh ya, gendut disini bisa gue kategorikan sebagai orang-orang yang menggunakan pakaian dengan size XL keatas loh ya...atau size 12 and above kalau ngikutin standart baju-baju  dari Amerika Serikat. Bagi mereka yang masih bisa pake baju ukuran L kebawah, don't you dare to call your self a fat girl! Buat mempermudah, bisa dilihat di chart yang ada dibawah:

Istilah plus-size kemudian gue gunakan untuk memperhalus apa …

Not His Story: From The Heart of Japan

Ohayou!
Maafkan minimnya komitmen saya dalam membagi cerita di halaman blog ini. Percaya-lah, semakin mendekati UAS, semakin saya malas untuk menulis di sini...karena terlalu banyak makalah yang harus dibuat demi menyelesaikan kuliah 4 tahun! 
Gak terasa hari ini adalah hari terakhir di bulan Mei..yang artinya besok sudah masuk ke tengah tahun 2015 yang baik ini. Juni selalu jadi bulan favorite gue untuk beragam hal, salah satunya adalah liburan panjang. Meskipun tahun ini, liburan panjang akan diisi dengan mempersiapkan proposal untuk Pelatihan Etnografi ke Desa Aweh, Rangkas Bitung, Banten. Well, setidaknya ada kegiatan yang jelas di liburan nanti sambil menikmati puasa Ramadhan. Wew...sebentar lagi puasa...waktunya membayar puasa yang bolong tahun lalu!

Di akhir bulan ini, gue menghabiskan waktu di sebuah mall baru dengan konsep yang rasanya belum pernah ditemukan di Indonesia. Yap! I visited AEON MALL BSD CITY sejak grand opening-nya kemarin. Kalau diminta 3 kata untuk menggambark…

Fashion Addiction: Plus-Size Clothing Shop in Indonesia

Berkaca pada sejumlah komentar yang gue peroleh di 'Being Plus-Size Woman: in Indonesia', banyak yang memberikan saran kepada gue seputar toko-toko yang menjual pakaian untuk wanita bertubuh besar. Pada tulisan gue itu, memang gue mengungkapkan salah satu kesulitan menjadi wanita plus-size di Indonesia adalah memperoleh pakaian yang tidak hanya cukup di tubuh tapi juga tetap terlihat stylist.So, i guess it's kinda important to help fellow plus-size woman in Indonesia for that problem by give you some references where to shop. Because i do believe, plus-size woman can be fashionable! Oh ya, semua toko yang gue jadikan referensi di sini belum tentu semuanya sudah gue datangi dan berbelanja di sana ya.

(ps: kalau kamu terlalu malas untuk banya postingan ini, I made a video about it on my youtube channel, check it out!)


Gue akan membagi dua kategori dalam tulisan ini, yang pertama adalah offline shop a.k.a. toko-toko fisik yang bisa kita langsung datangi untuk mencari baju ya…