Saturday, July 15, 2017

Women in Tech? Why Not?!

Did you know that the very first programmer is a woman?

Yes, it was Augusta Ada Lovelace. She was considered as the first person on earth who write instruction for the very first computer in the mid 1800. If you think I made it up, you need to visit library (or google) more often. Surprised? 

Meskipun diciptakan oleh seorang wanita, programming (dan IT in general) masih cukup identik dengan kaum Adam. Di dunia kerja-pun, wanita yang menjadi seorang programmer atau pakar IT masih dapat dihitung jari. Ada yang bilang, alasannya karena wanita lebih sering berfikir dengan hati instead of logic. Sedangkan karena pria berfikir dengan logika, maka dunia IT lebih cocok untuk para pria. Katanya sih begitu....

But I don't think that all of the participant of Girls in Tech Workshop agree with that stereotype. Earlier today, puluhan wanita berkumpul di Kudo Auditorium, daerah Radio Dalam, Jakarta Selatan, untuk bersama-sama menambah skill IT lewat kelas Be A Digital Pro: Intro to Web Design yang diselenggarakan oleh Girls in Tech Indonesia


Sebelum memulai sesi workshop, kegiatan Be A Digital Pro: Intro to Web Design ini dibuka dengan penjelasan dari Kudo-Grab Indonesia dan sesi sharing oleh mbak Wulan, one of the ladies in IT team. Dirinya bercerita seputar suka dan duka bekerja sebagai satu-satunya perempuan di pekerjaan yang masih 'dikuasai' oleh para pria dan juga men-encourage para wanita untuk terjun di dunia IT. "Supaya aku ada temennya hehehe", ujar mbak Wulan di sesi tersebut. During Q&A session, I asked her some tips for those who has IT background but want to learn about programming. She said,
"ikut kelas seperti ini bisa jadi salah satu cara untuk bisa meningkatkan skill. Lewat event seperti ini, kamu juga bisa memperluas networking dan bisa aja join project-project untuk bisa melatih kemampuan kamu. Yang paling penting itu, kamu benar-benar menyukai dunianya supaya ketika bekerja juga lebih baik lagi".

Setelah itu, barulah sesi workshop di mulai. 'Guru' para peserta hari ini adalah Zi dan Isna, perwakilan dari Clevio Coder Camp, yang berhasil menaikkan semangat gue di jam-jam kritis. Mereka menjelaskan dua bahasa web programming; HTML and CSS, dengan cara yang menyenangkan dan sangat mudah dimengerti. Untuk mempermudah pemahaman kita tentang dua bahasa web programming tsb, Zi dan Isna memberikan perumpamaan;
"Internet is the library and website are the books inside it. HTML and CSS are part of the books, where HTML (HyperText Markup Language) is the page and CSS (Cascading Style Sheet) is the book cover."
Sebenarnya, ada satu bahasa lagi yang digunakan dalam web programming, Javascript, yang memberikan fungsi interaktif pada suatu website. Bisa dibilang, Javascript itu semacam fitur tambahan yang ada di buku...misalnya ada suara-suara yang muncul di buku tersebut. Untuk sesi kali ini, javascript harus ditunda dulu pengajarannya karena para peserta hanya punya waktu sekitar 5 jam untuk menguasai web-designing hari ini. Maybe next time...

Selama lima jam, para peserta belajar memahami fungsi dan mengaplikasikan masing-masing tag yang ada di HTML, seperti <header> <body> <div> <span> dan sebagainya. Kita juga diajari memanfaatkan CSS untuk 'menghias' halaman website kita dan menghubungkannya dengan HTML. Semua hal yang dipelajari adalah hal-hal yang basic, jadi bagi yang masih baru-pun tidak merasa tertinggal. It was such a refreshment for me setelah bertahun-tahun gak belajar web-designing.

Yep, I used to join a programming and designing class back in 2008 to early 2009. Manfaat dari gue ikut kelas itu, walaupun cuma 1.5 semester, adalah gue bisa sedikit mengerti ketika harus mengotak-atik template blog agar sesuai dengan layout dan design yang gue inginkan. Sayangnya, udah terlalu lama gue menikmati kemudahan dari Blogger.com dan memasrahkan tampilan blog pada template yang tersedia....sehingga udah hampir lupa dengan ilmunya. Dengan ikut kelas web designing, semoga saja bisa 'membakar' semangat gue lagi buat re-layouting blog dan untuk belajar tentang programming yang kiranya bisa mempermudah pekerjaan gue saat ini (gonna write about my new job as soon as possible :))

I really enjoy the class today! Gue banyak belajar dari para ahli tentang web designing & the reality of being women in tech industry. Thank you for Girls in Tech yang sudah menciptakan kegiatan super keren dan encouraging women to be hi-tech (or at least melek teknologi)!

Anyway, setiap minggu Girls in Tech Indonesia mengadakan free workshop loh! For next week, ada workshop tentang marketing di daerah Kebayoran Baru. Make sure you follow their social media (Instagram, Facebook & Twitter) and their website: http://girlsintechindonesia.com/ supaya gak ketinggalan update dari kegiatan mereka.

This is what I call: Saturday well spent! Learning about IT? Why Not?