Wednesday, January 22, 2014

Hear Me Roar: Singapore Trip 2014 pt 03 (final)

January 18th 2014


I've been waiting for these day! It's my day to visit Universal Studios Singapore. Sebelumnya kami membeli tiket di Panorama Tours seharga 66 SGD untuk adults (sudah termasuk voucher makanan 10 SGD dan potongan untuk berbelanja merchandise sebesar 5 SGD yang berlaku jika berbelanja minimal 30 SGD). Ada beberapa cara untuk memesan tiket USS. Cara pertama adalah membeli on the spot seharga 74 SGD, perlu dicatat bahwa membeli on the spot cukup banyak kekurangannya. Dari segi harga tentunya lebih mahal, pengunjung juga harus mengantri dan antriannya cukup panjang apalagi jika datang pada weekend, selain itu pengunjung tidak mendapatkan potongan 10 SGD untuk makanan dan 5 SGD untuk belanja souvenir. Saya sangat menyarankan untuk memesan tiket terlebih dahulu. Jika sudah terbiasa dengan memesan online, (calon) pengunjung bisa memesan lewat asiatravel.com. Jika memesan lewat Asia Travel, selain mendapat potongan 10 SGD dan 5 SGD, mereka juga memberikan free shuttle bus dari beberapa titik di Singapore, sehingga tidak perlu menggunakan sentosa express atau berjalan kaki dari kawasan Vivo City. Harga terakhir yang saya tahu adalah 65 SGD untuk adults. Bisa juga pesan tiket online di website Resort World Sentosa. Jika anda beruntung, ada beberapa penawaran menarik seperti potongan harga, dsb. Saya sangat sangat merekomendasikan untuk membeli tiket USS di travel agent yang ada di Indonesia. Untuk perbandingan harga, di Panorama (per Januari 2014) harga tiket USS adalah 66 SGD, di Bayu Buana 69 SGD, dan di Dwidaya Tour 68 SGD. Semuanya sudah termasuk dua tiket ajaib untuk makan dan berbelanja. Di Bayu Buana, tiket fisiknya sudah ready jadi tidak perlu menunggu beberapa hari untuk mendapatkannya. 

Saya berangkat dari kawasan hotel sekitar pukul 9.30 waktu Singapore. Beruntungnya, kawasan hotel saja ada di jalur MRT yang sama dengan Harbour Front (Lokasi untuk mencapai Sentosa Express), jadi kami hanya tinggal naik kereta dan menunggu sampai ke pemberhentian terakhir. Untuk mencapai USS, ada tiga cara dari Harbour Front, yaitu:
  1. Berjalan kaki melalui Sentosa BoardWalk. Hanya perlu mengeluarkan HTM sebesar 1 SGD. Untuk yang senang berjalan-jalan, lebih baik menggunakan cara ini. Konon katanya, jika melalu jalanan tersebut, kita bisa melihat pemandangan yang menyenangkan dan menyegarkan mata.
  2. Berhubung saya membawa kedua orang tua dan memang sengaja menyimpan tenaga untuk mengelilingi USS, maka saya memilih menggunakan fasilitas Sentosa Express, semacam skytrain yang membawa kita dari Vivo City (Mall di atas stasiun MRT Harbour Front), ke beberapa lokasi wisata di Sentosa. Untuk sampai di USS, hanya perlu berhenti di Waterfront Station (Station pertama setelah Vivo City). Biaya yang dikeluarkan adalah 4 SGD (bisa membeli tiket Sentosa atau menggunakan EZ-LINK)
  3. Yang ini bagi yang memiliki uang lebih, bisa menggunakan Singapore Cable Car seharga 26 SGD sekali jalan (Untuk dewasa) dan 15 SGD (untuk anak-anak)
Sampai di Waterfront Station, saya langsung bergegas ke USS. Tapi, jangan melewatkan kesempatan berfoto di bawah pohon permen yang ada di depan Candilicious, sebuah toko permen dan coklat yang ada di depan USS Globe. Selain itu, wajib juga rasanya untuk berfoto di depan bola dunia super besar khas Universal Studios. Berhubung saya datang pada hari Sabtu, jadi kawasan tersebut padat sekali. Untuknya saya berhasil beberapa kali mengambil foto selfie hohoho :p. Oh ya, karena sudah membawa tiket USS dari Jakarta, saya langsung masuk ke USS tanpa harus mengantri lagi. 


Wahana pertama yang saya datangi adalah Sesame Street Spaghetti Space Chase. Not recommended bagi yang berjiwa petualang, tapi sangat recommended buat yang sudah dewasa tapi masih suka dengan acara anak-anak (just like me, LOL). Kemudian, saya berniat untuk bermain di Transformers the Ride, sayangnya waktu menunggunya adalah 80 menit. Untuk yang mau bermain bersama orang-orang terdekat, waktu itu sangat lama! Memang lebih baik jadi single riders atau memiliki Universal Express (which is bayar lagi sekitar 20 SGD untuk satu tiket..geez). Akhirnya ibu dan ayah saya memutuskan untuk menikmati wahana Revenge of The Mummy. I didn't join just because I am scared of that kinda stuff. Menurut kedua orang tua saya, wahana ini sangat sangat sangat menyenangkan dan cocok buat yang mau berteriak melepas penat hahaha :p. Selanjutnya kami bermain di Jurassic Park Rapids Adventure. That's one of my favorite ride! Intinya sih main arung jeram, tetapi saya suka karena ada ceritanya dan jika duduk di tempat yang tepat (read: duduk di pinggir/dekat jalanan keluar dari kendaraan) pasti akan keluar dalam keadaan basah! Ketika saya naik wahana ini, terdapat seorang anak (sepertinya) keturunan Jepang yang duduk di kursi keramat dan turun dari rides dalam keadaan benar-benar basah! Jika mau menaiki wahana ini, pastikan isi dalam tas terlindungi dari air ya! Anyway, lebih baik jangan naik kalau akhirnya membeli/menggunakan jas hujan...sensasinya pasti beda ;)


Family pictures!

Niatnya, setelah dari wahana Jurassic Park, saya mau menonton pertunjukan WaterWorld, namun sayangnya pertunjukkan baru dimulai lagi pada pukul 3 sore, yang artinya saya harus menunggu sekitar 1.5 jam. Sambil menunggu, saya mendatang wahana Shrek 4-D Adventure. Dua tahun yang lalu, kursi saya ketika menyaksikan wahana ini tidak begitu menyenangkan, dan saya beruntung tahun ini bisa duduk tepat di tengah dan menikmati keseluruhan tayangan 4D dengan baik. Selesai dengan wahana ini, saya menikmati hidangan Fish and Chips (9.80 SGD) di Friar's Dining (kawasan Far-Far Away, tepat di seberang Shrek 4-D Adventure). Dengan menggunakan kupon makan 10 SGD, saya hanya perlu menambahkan 2 SGD untuk mendapatkan minuman (mineral water, Dasani). Saya menganjurkan untuk membeli Kid's meal. Harganya 9.80 SGD tetapi sudah mendapatkan minuman dan bisa membawa pulang lunch box bergambar woody woodpecker. Minuman berasa raspberry juga menjadi kesukaan saya, sayangnya saya lupa akan hal itu karena sudah sangat lapar, LOL. 
The Delicious Fish n Chips!

Berhubung harus mengantri dan cukup lama waktu yang saya butuhkan untuk melahap habis makanan saya, sempat khawatir bahwa saya akan melewatkan WaterWorld. TERNYATA! Saya selesai dan datang ke wahana tersebut tepat waktu. Perlu diketahui bahwa di wahana ini, kita hanya menonton pertunjukan live saja. Ada 3 kategori tempat duduk: soak, wet, dry. Saya memang sangat ingin duduk di area soak karena pastinya akan benar-benar basah kuyup. Rupanya, level basah yang saya bayangkan masih jauh dari kenyataan karena saya benar-benar kuyup layaknya tercebur di kolam hahahaha. Tetapi saya sangat sangat SANGAT menyukai wahana ini dan saya rela untuk kembali lagi ke wahana tersebut pada kunjungan saya mendatang. Puas berbasah-basahan, kami memutuskan untuk kembali ke wahana Transformer, namun karena kaki sudah lelah berdiri untuk menunggu ketika bermain di Jurassic Park, akhirnya kami menyerah dan memutuskan untuk berbelanja. Tentunya kupon potongan 5 SGD cukup membantu saya. Saya memiliki 3 tiket dan hanya satu yang terpakai, dari yang harus membayar 30 SGD, saya hanya membayar 25 SGD. Masih ada dua tiket lagi bagi yang berminat (expired on April 2014), just contact me of you want it. Keluar dari toko, ada badut Po dari Kung Fu Panda! Ketika saya berbaris, ternyata sudah terlambat karena si badut Po harus beristirahat...Ya sudahlah, untungnya saya sudah pernah berfoto dengan karakter menggemaskan itu, jadi tidak terlalu sakit hati hahahaha :p


Puas di USS, kami menginjakkan kaki di Siloso Beach. Dengan menggunakan Sentosa Express, saya naik dari Waterfront station menuju Beach Station , atau pemberhentian terakhir dari Sentosa Express. FYI, Siloso Beach adalah pantai buatan, tetapi cukup berhasil mengobati kerinduan saya akan kehidupan di pantai. Cukup berjalan sekitar 5 menit dari Beach Station, kita sudah bisa menikmati bersihnya laut Singapura. Tidak terlalu lama saya menikmati keindahan itu, saya kembali menaiki Sentosa Express menuju Vivo City untuk melanjutkan pencarian oleh-oleh dan makan malam. Sudah tiga kali ke Singapore, saya senang membeli oleh-oleh berupa cokelat di sebuah toko yang terletak dekat dengan elevator ke B2 Vivo City. Harganya cukup bagus dan ketika berbelanja kemarin, saya mendapat gift berupa sebungkus cookies dari toko tersebut..YAY!. Next, we ate halal food at Vivo City's SEDAAP Food court. Di food court ini, makanannya halal semua, jadi nyaman. Pilihannya pun banyak. Saya dan ayah saya menjatuhkan pilihan pada kwetiau goreng (sekitar 5 SGD) dengan minuman lime juice dan ice lemon tea (sekitar 1 SGD each). 


Berhubung keesokan hari saya harus kembali ke tanah air (hiks...), saya harus bergegas kembali ke hotel dan packing untuk keesokan harinya..

January, 19th 2014

Sedih rasanya harus meninggalkan Singapura, tetapi apa mau dikata...kehidupan di ibu kota sudah kembali memanggil nama saya. Sempat khawatir bahwa perjalanan kami kembali akan terhalan banjir di beberapa titik di Jakarta. 

Flight kami adalah pukul 14.35 waktu Singapore, tetapi karena Changi Airport adalah tempat yang menyenangkan, kami check out dari hotel pada pukul 10.30 waktu Singapore. Dengan menggunakan taxi, biaya yang harus dikeluarkan sekitar 20 SGD dari Syed Alwi Road menuju T1 Changi Airport. Sesampainya di bandara, kami langsung check in dan mengurus dokumen di imigrasi. Tidak perlu waktu lama untuk bisa masuk ke lounge Changi Airport. Kebetulan, dalam rangka menyambut CNY dan masih dalam rangka NY dan Christmas, ada patung tokoh Spongebob, Patrick, dan Gary yang sedang menarik kuda. Tentunya saya menyempatkan diri berfoto disana..kapan lagi?! Oh ya ada juga Social Tree, dimana kita bisa berfoto-foto ria dengan beberapa templates yang disediakan bandara untuk kemudian di share di Facebook, Email, bahkan di Social tree yang ada di Changi Airport. Lumayan buat menghabiskan waktu sambil menunggu masuk ruang tunggu. Puas berfoto, saya kembali membeli cokelat hehehe...Saya membeli smarties retro edition dengan boneka Minnie Mouse diatasnya  dan cokelat dengan isi buah goji dan raspberry. It's superb delicious! Kemudian saya naik ke skyview lounge dan menyantap Noodle Soup with Wonton di 24 Hours Food Court. It's my favorite dish at the airport. 
love love it!

This is so delicious! Officially becomes my favorite!

Special weapon for the 4th Semester xoxo

Kenyang dengan noodle soup, kami menuju ruang tunggu D41. Tidak lama berselang, ada pengumuman bahwa pesawat kami delay sampai jam 15.30 waktu Singapura dan ruang tunggunya pun pindah ke D46. Kalau tahu akan delay, saya sempatkan diri untuk kembali ke TYPO yang ada di Wisma Atria huhuhuhu. Selagi menunggu, ibu saya berkenalan dengan seorang wanita asal India yang tinggal di Jakarta. Rupanya, ia ingin bekerja sebagai dosen di perguruan tinggu untuk jurusan IT. Berbekal beberapa informasi soal departement IT di beberapa universitas, saya berikan saja alamat website universitas-universitas tersebut. Ia merasa tertolong dan tentunya pertolongan memang suka datang tanpa pertanda sebelumnya. And yap, she's right...do good to earn good. 

Pukul 15.30, pesawat Air Asia tujuan Jakarta datang, setelah melewati pemeriksaan barang di ruang tunggu, kami langsung boarding. Karena sudah sore, dan entah mengapa suhu yang dingin membuat kami lapar kembali, akhirnya kami memesan makanan di pesawat. Kali ini kami memesan Nasi Lemak dan Roast Chicken. Both were delicious! Harga masing-masing adalah 45.000IDR dan akan lebih menyenangkan kalau memesan makanan ketika memesan tiket, konon pilihan makannnya lebih banyak ;) 
Nasi Lemak

The Roast Chicken..RECOMMENDED!

As we know, Jakarta dihantam hujan seminggu belakangan ini, jadi ketika kami hendak memasuki area bandara Soetta, awan putih pekat yang terlihat. Cukup bahagia juga ketika ada di atas awan-awan itu, saya merasakan sinar matahari, karena di Singapore selama 4 hari pun, matahari tidak terlalu terlihat meski tanpa hujan. Alhamdulillah perjalanan pulang dari bandara Soetta menuju rumah-pun tidak mengalami halangan berarti, bahkan cenderung bebas macet!

Because taking selfie in the car is too mainstream!

Well..I'm looking for another opportunity to come back to Singapore again or MAYBE live there and work there someday. I hope my posts about Singapore could help you who are going to Singapore but has no clue what to do or what to prepare before going.