Skip to main content

Fashion Addiction: Back with Fashion Stuff!

Bagi mereka yang membaca blog ini sejak lama, mungkin pernah mengetahui bahwa gue sempat mencoba untuk menjadi seorang fashion blogger, terutama untuk plus-size. Kurangnya komitmen membuat gue melupakan keinginan tersebut. Nah, kali ini gue mau berbagi pandangan gue seputar dunia fashion dan plus-size woman di Indonesia.

Semua berawal ketika  negara api menyerang  sebuah notification email muncul di iPad gue. Menurut e-mail tersebut, ada seseorang yang menulis comment di salah satu tulisan gue di blog ini. Saat gue membaca isi comment tersebut, gue cukup tidak menduga bahwa ia memberikan saran terkait dengan belanja pakaian bagi wanita berukuran plus-size


Kemudian, gue membuka web dan instagram yang diberikan oleh Mbak Felicia Carissa. Hasil penelusuran gue terhadap web maupun instagram The Fat Doctor dapat dibilang cukup menarik, karena minimnya pengetahuan gue tentang keberadaan sejumlah online shop yang menjual pakaian untuk wanita plus size. Untuk size-nya memang didedikasikan untuk para wanita bertubuh besar, sayangnya sejumlah pakaian yang tersedia tidak sesuai dengan apa yang secara pribadi gue suka. Fokus gue bahkan tidak banyak diarahkan pada apa yang dijual, lebih kepada apa yang gue temukan pada feed instagram: sejumlah wanita plus size yang menjadi model untuk pakaian tersebut. Jika berdasarkan penglihatan gue, tubuh mereka lebih besar dari tubuh gue, tetapi rasa percaya diri mereka patut diacungi jempol! Kemudian melihat adanya kesempatan untuk menjadi model, which is one of my childhood dream, gue kemudian melanjutkan penelusuran ke website mereka dan ternyata terdapat bagian terkait untuk pendaftaran sebagai model. Ketika membaca persyaratan untuk menjadi model, gue kaget dan untuk pertama kali-nya gue merasa terlalu kurus untuk jadi model bagi brand tersebut. Dalam persyaratan tersebut, berat minimal untuk mereka yang ingin menjadi model adalah (kurang lebih) 90kg, sedangkan berat badan gue adalah 84 kg. 

Pada saat itu juga gue merasa kecil, masa iya mereka yang berbadan lebih besar dari gue bisa sangat percaya diri sedangkan gue enggak?!

Pemikiran itu muncul bertepatan dengan kurangnya rasa percaya diri gue untuk dressing up. Sehingga tentu setelah melihat ketentuan sebagai model tersebut, gue merasa perlu meningkatkan rasa percaya diri gue lagi. 

Bagi gue pribadi, mereka yang menjadi model untuk The Fat Doctor adalah inspirasi yang luar biasa. Rasa percaya diri mereka bisa gue liat di sejumlah foto yang ada di instagram The Fat Doctor dan gue merasa malu karena sering minder belakangan ini. Sejumlah famous people dengan tubuh besar kemudian gue kumpulkan untuk meningkatkan kepercayaan diri gue. Dari luar negeri misalnya, Denise Bidot dan Nadia Aboulhosn menjadi inspirasi utama gue karena tubuh mereka yang plus-size tapi memiliki sense of fashion yang gak kalah dengan wanita mayoritas. Berita seputar plus-size fashion yang sedang seru untuk diikuti adalah tentang Tess Munster, model wanita dengan ukuran tubuh 24, yang berhasil dikontrak oleh salah satu agensi model yang cukup ternama. Di Indonesia sendiri ada @tiraemon (Aditira Hanim) di Instagram yang menarik perhatian gue karena kepercayaannya akan diri dia sendiri dan fashion sense-nya yang keren! Belum lagi hasil foto-foto dia yang menarik buat gue pribadi. 

Nama-nama yang gue sebut diatas menjadi bukti bahwa mereka yang berbadan besar pun bisa terjun di dunia fashion, baik sebagai model maupun fashion blogger. Tanpa harus benar-benar masuk ke dunia fashion-pun, setidaknya dari mereka-mereka yang muncul di publik sebagai fashionista bisa menjadi inspirasi wanita dengan ukuran tubuh apapun untuk berani menggunakan pakaian yang sesuai dengan apa yang diinginkannya. Wanita bertubuh besar tidak hanya dapat menggunakan pakaian pria untuk menutupi bentuk badannya. Sudah saatnya wanita plus size tampil berani dengan pakaian yang memang dirancang untuk wanita. Kehadiran online shop seperti The Fat Doctor dan sejumlah akun OL shop lainnya siap membantu kita, wanita-wanita plus size untuk bisa dress up like barbie!.

And here's my attempt to dress up 



and here's some tweet to remind you to love your body, no matter what size you are


WEEKLY OBSESSION!

Sebetulnya terobsesi sama penyanyi muda ini bukan baru minggu ini, tapi lagu-lagu dari his debut album bener-bener bikin eargasm dan menemani gue selama 2 minggu ujian.


You're 100% right if you're guessing Teza Sumendra! Albumnya bener-bener menunjukkan keseriusan Teza dalam bermusik. Menurut gue, he brings the international music taste to Indonesia. Lagu kesukaan gue adalah: Girlfriend & Tonigth karena beatnya yang lumayan bikin bahagian :p. Sejujurnya, gue sempat kepikiran untuk mau bahas album dia untuk skripsi tahun depan, but let's see

Popular posts from this blog

Being Plus-Size Woman: in Indonesia

Apa sih sebenarnya Plus-Size? Bertubuh besar? or else?
Berhubung di dalam blog ini gak bisa terlepaskan dari istilah 'plus-size', rasanya penting banget buat terlebih dulu tahu apa yang dimaksud dengan plus-size, atau secara lebih spesifik 'plus-size clothing'. 
Gue masih ingat kalau zaman sd (early 2000), dan bahkan sampai saat ini, wanita dengan ukuran tubuh yang lebih dari normal (not skinny, but average body size) sering disebut gendut. Gak sedikit yang menganggap kata tersebut cukup menyakitkan, bahkan buat mereka yang badannya gak tergolong gendut. Oh ya, gendut disini bisa gue kategorikan sebagai orang-orang yang menggunakan pakaian dengan size XL keatas loh ya...atau size 12 and above kalau ngikutin standart baju-baju  dari Amerika Serikat. Bagi mereka yang masih bisa pake baju ukuran L kebawah, don't you dare to call your self a fat girl! Buat mempermudah, bisa dilihat di chart yang ada dibawah:

Istilah plus-size kemudian gue gunakan untuk memperhalus apa …

Not His Story: From The Heart of Japan

Ohayou!
Maafkan minimnya komitmen saya dalam membagi cerita di halaman blog ini. Percaya-lah, semakin mendekati UAS, semakin saya malas untuk menulis di sini...karena terlalu banyak makalah yang harus dibuat demi menyelesaikan kuliah 4 tahun! 
Gak terasa hari ini adalah hari terakhir di bulan Mei..yang artinya besok sudah masuk ke tengah tahun 2015 yang baik ini. Juni selalu jadi bulan favorite gue untuk beragam hal, salah satunya adalah liburan panjang. Meskipun tahun ini, liburan panjang akan diisi dengan mempersiapkan proposal untuk Pelatihan Etnografi ke Desa Aweh, Rangkas Bitung, Banten. Well, setidaknya ada kegiatan yang jelas di liburan nanti sambil menikmati puasa Ramadhan. Wew...sebentar lagi puasa...waktunya membayar puasa yang bolong tahun lalu!

Di akhir bulan ini, gue menghabiskan waktu di sebuah mall baru dengan konsep yang rasanya belum pernah ditemukan di Indonesia. Yap! I visited AEON MALL BSD CITY sejak grand opening-nya kemarin. Kalau diminta 3 kata untuk menggambark…

Fashion Addiction: Plus-Size Clothing Shop in Indonesia

Berkaca pada sejumlah komentar yang gue peroleh di 'Being Plus-Size Woman: in Indonesia', banyak yang memberikan saran kepada gue seputar toko-toko yang menjual pakaian untuk wanita bertubuh besar. Pada tulisan gue itu, memang gue mengungkapkan salah satu kesulitan menjadi wanita plus-size di Indonesia adalah memperoleh pakaian yang tidak hanya cukup di tubuh tapi juga tetap terlihat stylist.So, i guess it's kinda important to help fellow plus-size woman in Indonesia for that problem by give you some references where to shop. Because i do believe, plus-size woman can be fashionable! Oh ya, semua toko yang gue jadikan referensi di sini belum tentu semuanya sudah gue datangi dan berbelanja di sana ya.

(ps: kalau kamu terlalu malas untuk banya postingan ini, I made a video about it on my youtube channel, check it out!)


Gue akan membagi dua kategori dalam tulisan ini, yang pertama adalah offline shop a.k.a. toko-toko fisik yang bisa kita langsung datangi untuk mencari baju ya…