Skip to main content

Being a Plus-Size Woman | Fashion Addiction: Dress Up Rules According to Me

It's been a while since my last BPSW (being a plus-size woman) post yang bener-bener membahas pengalaman gue as plus-size woman. Nah di tulisan kali ini, gue terinspirasi sama sebuah video yang di upload sama BuzzFeed dengan judul "Things Plus-Size Girls Can't". Videonya sangat-sangat  menarik untuk disaksikan, especially for all the plus-size women yang suka insecure when it comes to dress up.

Di video berdurasi 2 menit 12 detik itu, sejumlah plus-size women (including Tess Holliday) menunjukkan ke para pemirsa sekalian bahwa punya tubuh besar bukan penghalang to do things, terutama berhubungan sama fashion kayak pakai baju bermotif, pake celana pendek, dan sebagainya.
Sebagai seorang plus-size woman yang tinggal di Indonesia, mencari pakaian adalah salah satu hal yang paling nyebelin. Alasannya? Cari size yang sesuai tuh tricky, kalaupun ada kadang harganya mahal atau modelnya terlalu dewasa untuk gue (meskipun belakangan banyak orang *ehem maksud gue remaja* yang mau terlihat dewasa sih, but definitely not me!). Belum lagi, ada banyak pantangan dalam berpakaian buat wanita bertubuh besar yang kerap ditemukan di sejumlah majalah. Dress-up taboo buat plus-size women tuh misalnya kayak pake baju dengan pattern, pake rok atau celana pendek, pake hi-waist jeans/pants, pake baju warna terang, dan sebagainya. 

Kalau urusan mencari pakaian, mungkin sudah gak begitu masalah karena sekarang udah banyak banget online shop yang menjual pakaian buat yang bertubuh besar dengan beragam gaya. If you missed my recommendation, you can click 'here'

So, my recent problem is the dress up taboo for plus-size woman.

Dari pengalaman gue, apa yang diangkat dalam video Buzzfeed itu bener baanget! Bertubuh besar gak berarti gak bisa tampil stylish. Untuk yang range usianya belasan sampai 20an akhir, banyak banget loh plus-size fashion bloggers ataupun selebgram yang bisa dijadikan inspirasi dalam hal berpakaian, dan gue rasa sekarang udah lebih gampang lah untuk cari referensi pakaian yang fashionable buat kita-kita yang bertubuh besar. Gak kayak gue dulu yang harus bergantung pada kaos dan kemeja polos karena khawatir kalau pake pattern bakal berubah bentuk (patternnya). 

Kalau sejumlah referensi nyebutin ada do and don'ts dalam berpakaian buat cewek-cewek plus-size, jangan diikutin banget. Gue baru-baru ini menyadari bahwa kadang, apa yang disampaikan di media itu belum tentu benar untuk diikutin (when it comes to dress up ya!) karena tiap orang, meskipun sama-sama bertubuh besar, punya keunikan masing-masing yang cuma bisa dipahami sama dirinya sendiri. Kunci utamanya ketika berpakaian adalah: MERASA NYAMAN. Itu main rule yang gue pegang terus kalau lagi berpakaian. Kita, wanita bertubuh besar, sebenarnya bisa mengikuti gaya apapun yang kita mau. Yang penting adalah paham cara mix and match-nya supaya terasa nyaman dipakai dan menarik untuk dilihat (oleh diri sendiri dan orang lain). MAKE YOUR MIRROR AS YOUR BESTFRIEND untuk bisa menilai sendiri pakaian yang kalian pakai, apakah kalian benar-benar nyaman dan terlihat nyaman untuk digunakan.

Mengikuti sejumlah akun yang gaya berpakaiannya sesuai sama keinginan bisa jadi starting pointbuat kita untuk mulai MENGEKSPLORASI do and don't dalam dressing up according to us. Mencapai rasa nyaman itu ada prosesnya, dalam hal berpakaian, prosesnya itu yaa mengeksplorasi gaya berpakaian yang kita suka dan gimana cara membuatnya sesuai sama apa yang kita mau.  Kalau gue pribadi, dalam mencari inspirasi berpakaian, lebih sering buka Pinterest dengan berbagai keyword. Bahkan, seringkali gak melulu cari inspirasi berpakaian dari orang-orang yang bertubuh besar, tapi juga mereka yang tubuhnya agak langsing gitu. JANGAN TAKUT untuk mendapatkan feedback dari orang lain terkait dengan pakaian yang kita pakai. Kalau dapet komentar yang agak negatif di social media soal the way we dress up, jadikan itu sebagai trigger untuk bisa dress up better than before. 
Sebelum mengakhiri tulisan ini, gue mau sedikit recap rules apa aja yang gue pake, as a plus-size women, untuk dressing up:
  1. Merasa Nyaman (ini paling penting buat gue, karena gue percaya rasa nyaman itu bisa terpancar dari diri kita).
  2. Be Best Friend with Your Mirror (in mirror, we trust!)
  3. Explore More (to make your own do and don'ts in dressing up)
  4. Don't be Afraid (trust me, meski suka bikin down, komentar negatif orang lain itu adalah trigger terbaik untuk jadi lebih baik).
Oh ya, as I told you, gue suka cari inspirasi berpakaian di Pinterest. Gue sengaja membuat kumpulan foto-foto (yg diambil dari hasil pencarian di pinterest) yang siapa tau bisa jadi inspirasi kalian dalam berpakaian. Silahkan di follow 'board' nya siapa tahu gue nambahin foto-foto lainnya (click here to check it out!).

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang membaca ya ;)

Popular posts from this blog

Being Plus-Size Woman: in Indonesia

Apa sih sebenarnya Plus-Size? Bertubuh besar? or else?
Berhubung di dalam blog ini gak bisa terlepaskan dari istilah 'plus-size', rasanya penting banget buat terlebih dulu tahu apa yang dimaksud dengan plus-size, atau secara lebih spesifik 'plus-size clothing'. 
Gue masih ingat kalau zaman sd (early 2000), dan bahkan sampai saat ini, wanita dengan ukuran tubuh yang lebih dari normal (not skinny, but average body size) sering disebut gendut. Gak sedikit yang menganggap kata tersebut cukup menyakitkan, bahkan buat mereka yang badannya gak tergolong gendut. Oh ya, gendut disini bisa gue kategorikan sebagai orang-orang yang menggunakan pakaian dengan size XL keatas loh ya...atau size 12 and above kalau ngikutin standart baju-baju  dari Amerika Serikat. Bagi mereka yang masih bisa pake baju ukuran L kebawah, don't you dare to call your self a fat girl! Buat mempermudah, bisa dilihat di chart yang ada dibawah:

Istilah plus-size kemudian gue gunakan untuk memperhalus apa …

Not His Story: From The Heart of Japan

Ohayou!
Maafkan minimnya komitmen saya dalam membagi cerita di halaman blog ini. Percaya-lah, semakin mendekati UAS, semakin saya malas untuk menulis di sini...karena terlalu banyak makalah yang harus dibuat demi menyelesaikan kuliah 4 tahun! 
Gak terasa hari ini adalah hari terakhir di bulan Mei..yang artinya besok sudah masuk ke tengah tahun 2015 yang baik ini. Juni selalu jadi bulan favorite gue untuk beragam hal, salah satunya adalah liburan panjang. Meskipun tahun ini, liburan panjang akan diisi dengan mempersiapkan proposal untuk Pelatihan Etnografi ke Desa Aweh, Rangkas Bitung, Banten. Well, setidaknya ada kegiatan yang jelas di liburan nanti sambil menikmati puasa Ramadhan. Wew...sebentar lagi puasa...waktunya membayar puasa yang bolong tahun lalu!

Di akhir bulan ini, gue menghabiskan waktu di sebuah mall baru dengan konsep yang rasanya belum pernah ditemukan di Indonesia. Yap! I visited AEON MALL BSD CITY sejak grand opening-nya kemarin. Kalau diminta 3 kata untuk menggambark…

Fashion Addiction: Plus-Size Clothing Shop in Indonesia

Berkaca pada sejumlah komentar yang gue peroleh di 'Being Plus-Size Woman: in Indonesia', banyak yang memberikan saran kepada gue seputar toko-toko yang menjual pakaian untuk wanita bertubuh besar. Pada tulisan gue itu, memang gue mengungkapkan salah satu kesulitan menjadi wanita plus-size di Indonesia adalah memperoleh pakaian yang tidak hanya cukup di tubuh tapi juga tetap terlihat stylist.So, i guess it's kinda important to help fellow plus-size woman in Indonesia for that problem by give you some references where to shop. Because i do believe, plus-size woman can be fashionable! Oh ya, semua toko yang gue jadikan referensi di sini belum tentu semuanya sudah gue datangi dan berbelanja di sana ya.

(ps: kalau kamu terlalu malas untuk banya postingan ini, I made a video about it on my youtube channel, check it out!)


Gue akan membagi dua kategori dalam tulisan ini, yang pertama adalah offline shop a.k.a. toko-toko fisik yang bisa kita langsung datangi untuk mencari baju ya…